Pemprov-JAC Bahas Kesiapan Tenaga Kerja Lampung untuk Bekerja di Jepang
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
Sementara itu, Senior Executive Director JAC Yugo Okamoto mengapresiasi komitmen Lampung dalam pengembangan tenaga kerja untuk pasar Jepang.
Ia menyebut sektor konstruksi di Jepang tengah menghadapi kekurangan SDM yang signifikan.
"Kami melihat Bapak Gubernur memiliki semangat yang tinggi dalam kerja sama ini. Kami bertanggung jawab untuk mewujudkan contoh program yang sukses," ujar Okamoto.
Saat ini, Jepang banyak menerima pekerja konstruksi dari Vietnam. Namun, Okamoto berharap Indonesia, khususnya Lampung, dapat menjadi sumber tenaga kerja yang lebih besar.
"Para pekerja tidak kami lihat sekadar sebagai tenaga kerja, tetapi sebagai keluarga. Mereka akan kami beri pendidikan dan pelatihan agar lebih bermanfaat," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa JAC terbuka berdiskusi lebih jauh dengan Pemprov Lampung untuk menciptakan solusi saling menguntungkan. "Ke depan, kita akan membahas berbagai upaya agar tercapai win-win solution," ucap Okamoto.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperdalam kolaborasi penyiapan SDM Lampung dalam memenuhi kebutuhan tenaga konstruksi di Jepang yang terus meningkat. (*)
Pemprov Lampung
JAC
Tenaga Kerja Lampung
Jepang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
