Ombudsman Perwakilan Lampung Turut Soroti Kasus Bayi Alesha

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

23 Agustus 2025 18:52 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kepala Ombudsman RI Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf/foto: ist
Rilis ID
Kepala Ombudsman RI Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf/foto: ist

RILISID, Bandarlampung — Ombudsman RI Perwakilan Lampung turut menyoroti kasus bayi Alesha Erina Putri, putri Sandi Saputra (27) dan Nida Usofie (23) asal Way Urang, Kalianda Lampung Selatan.

Seperti diketahui, Alesha tutup usia setelah menjalani operasi usai diagnosa Hispro -gangguan usus Hirschprung-. Sementara sebelumnya diketahui orang tua Alesha diminta dokter yang menangani Alesha membayar alat yang tidak tercover BPJS kesehatan seharga Rp8 juta untuk menunjang operasi Alesha.

Mengetahui informasi ini, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Nur Rakhman Yusuf memberikan atensi khusus pada RSUDAM untuk segera menindaklanjuti informasi yang ia terima dari berbagai media.

"Saya meminta keterangan terkait dengan berkembangnya pemberitaan kematian bayi Alesha warga Lampung Selatan ini sehingga beberapa catatan kami untuk RSUDAM menindaklanjuti," kata Nur Rakhman.

Menurutnya, Ombudsman dengan tegas meminta RSUDAM untuk dapat mencegah kembali terjadi kejadian serupa. 

"Kami berharap tidak ada lagi yang harus ditutupi kalau kesalahan dan rumah sakit wajib meminta maaf sehingga kami berharap menjadi momentum perbaikan pelayanan publik," jelasnya.

"Karena apapun itu sistemnya kalau tidak di jalankan akan menjadi hal-hal seperti ini jangan sampai terulang, maka perlu langkah-langkah selanjutnya juga untuk segera diperbaiki," imbuhnya.

Dia pun berharap proses investigasi internal sudah sudah berjalan dan segera mendapatkan hasilnya.

"Catatan terkait apa yang dilakukan tenaga medis, ruang kelas BPJS kemudian 6 bulan sebagian itu kita terlepas tanggung jawab rumah sakit ataupun BPJS harus clear dan harus di perbaiki komunikasi nya agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi. Terkait ambulance ternyata dari pihak luar, kita berharap mekanisme internal agar masyarakat kedepan membutuhkan itu agar bisa ikut," tutupnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Bayi alesha

rsudam

dr billy rosan

rusdam non aktifkan billy rosan

bpjs kesehatan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya