Awas! Gelombang Tinggi Mulai Murka, Belasan Rumah di Pesisir Kota Agung Rusak

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

Tanggamus

8 November 2025 15:17 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Salah satu rumah warga di Pesisir Kelurahan Pasar Madang Kota Agung rusak diterjang gelombang tinggi air laut. Foto istimewa
Rilis ID
Salah satu rumah warga di Pesisir Kelurahan Pasar Madang Kota Agung rusak diterjang gelombang tinggi air laut. Foto istimewa

RILISID, Tanggamus — Tingginya gelombang air laut, menerjang kawasan rumah warga yang tinggal di pesisir Kapuran, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Jumat (7/11/2025) malam

Akibatnya, belasan rumah mengalami kerusakan ringan maupun parah dan sebagian warga diungsikan ke tempat aman untuk menghindari terjangan ombak susulan

Kapolsek Kota Agung, AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan, peristiwa tersebut terjadi mulai pukul 18.00 WIB, .

Berdasarkan data awal yang berhasil dihimpun pihak kepolisian, di RT 14 ada 6 rumah dan RT 16 tercatat ada 13 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat.

"Di RT 16 yang rusak parah milik Kusnadi dan di RT 14 rumah Warsono, Calim, Dulah, Fadil, Yanto, dan Ani," kata Kapolsek, Sabtu (8/11/2025).

Untuk menciptakan rasa aman di masyarakat, pihak Polsek bersama BPBD, Basarnas, Aparat Kelurahan, langsung bergerak cepat membantu warga.

Meski kondisi air laut kini mulai surut, potensi pasang kembali masih cukup tinggi dan terus dilakukan langkah antisipasi, termasuk memberikan imbauan untuk tetap waspada menghadapi gelombang pasang yang diprediksi bisa berlangsung hingga 16 November 2025.

“Kami akan terus monitoring di lapangan dan memberikan imbauan agar warga tetap siaga,” pungkas AKP Feriyantoni. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Gelombang tinggi

rumah warga

kota agung

Tanggamus

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya