Wali Murid Bersumpah Tidak Terima Dana KIP, Pihak SMPN 3 Punya Bukti Tanda Tangan
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
Usai lebaran, Siti mendapat kabar dari salah seorang wali murid kelas IXA, bantuan cair dan dapat diambil di sekolah.
Namun, ketika ke sekolah ternyata uang senilai Rp375 ribu sudah dicairkan dengan bukti tanda tangannya.
"Saya melihat tanda tangan saya diduplikasi persis aslinya. Padahal, saya tidak merasa tanda tangan," tegasnya.
Kemudian, Siti menanyakan kepada guru bernama Septi perihal siapa yang menandatangani dan menerima uang tersebut.
Namun, Septi justru menuduh Siti lah yang menandatangani dan menerima bantuan pemerintah tersebut.
"Saat itu ada Pak Yani dan tak lama datang kepala sekolah," papar pedagang gorengan keliling ini.
Terpisah, Wakil Kepsek Bidang Kesiswaan SMPN 3 Bandarlampung, Ahmad Yani, membantah terjadi pemalsuan tanda tangan dan pencairan.
"Kita tidak bisa sembarangan kasih KIP ini, datanya ada dan lengkap. Tanda tangannya pun mirip sekali tidak beda dengan aslinya," ungkap Yani.
Ia meyakinkan, saat pencairan petugas yang bertugas membagikan KIP juga tidak sembarangan membagikan bantuan pemerintah ini.
"Pencairan itu menunjukkan KK dan KTP asli, kita juga sudah verifikasi sesuai KTP," ujar dia.
KIP
SMPN 3 Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
