Ribuan Ayam Ternak Mati Akibat Banjir di Metro, Rugi Rp20 Juta
Adi Herlambang Saputra
Metro
RILISID, Metro — Ribuan ekor ayam peternak berusia 17 hari mati dalam sekejap karena banjir yang menimpa Kota Metro, Minggu (23/10/2022) malam.
M Syarifuddin Hanif, pemilik ternak ayam, mengatakan dirinya kehilangan sekitar 1900 ekor ayamnya yang berada di dalam kandang di Jalan Yos Sudarso Gang An-Nur, Kelurahan Metro, Metro Pusat.
Hanif--sapaannya, menjelaskan pada awalnya dirinya memeriksa kandang ayam yang berada di belakang SMP N 1 Metro.
Namun di kandang ayam tergenangan air setinggi 10 cm. Ia tak mengkhawatirkannya, sebab ayam yang berada di dalam kandang itu tidak tenggelam.
"Setelah meriksa di sana, terus saya ke kandang ini. Dan saya kaget ayam sudah pada tenggelam karena air setinggi pinggang," jelas Hanif saat dikonfirmasi di peternakannya itu, Selasa (25/10/2022).
Selain ayam, Hanif juga mengaku kelihangan 4,5 sak pakan ternak dan tabung gas tiga kilogram tiga tabung.
"Ya, mau gimana lagi. Sementara kami tidak usaha dulu," keluhnya.
Dia berharap pemerintah dapat membantu pihaknya karena saat ini usahanya terancam mati karena ternak ayam miliknya telah habis terendam banjir.
"Harapannya yang pertama pemerintah membantu memperbaiki kerusakan kandangnya dan pemerintah membantu warga yang terdampak banjir itu," pungkasnya.(*)
Ribuan Ayam Mati
Banjir di Metro
Metro Rawwn Banjir
Harap Pemkot Perbaiki Wilayah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
