Pascahujan, Jalur Liwa-Krui Lumpuh Tertimbun Longsor
Ari Gunawan
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dan sekitarnya, terjadi sejak siang hingga Kamis (20/1/2022) malam.
Akibatnya, Jalan Nasional Lintas Liwa-Krui, Pesisir Barat (Pesibar), sekira pukul 20.30 WIB tertimbun longsor.
Tepatnya di Pekon Kubu Perahu Kilometer Dua, sebelum kolam renang Way Sinda, Kecamatan Balik Bukit, Lambar.
Tanah longsor sekitar 10 meter menutup badan jalan sehingga arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh total.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Mekal Novisa mewakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar, Padang Prio Utomo mengatakan, penanganan bencana dilakukan oleh Tim Satgas PB BPBD.
Mereka bersama-sama dengan Satgas Kecamatan dan Pekon Kubu Perahu, Aparat Kecamatan Balik Bukit, aparat Pekon Kubu Perahu, aparat Kelurahan Pasar Liwa, TNI, Polri, dan masyarakat setempat.
Polri bertugas memblokade ruas jalan Nasional lintas Liwa-Gunung Kemala Krui di posisi pertigaan simpang rumah dinas wakil bupati.
Kemudian Tim Satgas PB BPBD bersama-sama dengan TNI dan masyarakat melakukan penanganan longsor dimaksud.
Mereka menyingkirkan bahan material longsor secara manual, menggunakan cangkul, sekop, dan peralatan lainnya serta membantu penerangan jalan.
Menurut Mekal, pihaknya sudah berkoordinasi kepada Dinas PUPR dan BPJN untuk segera mendatangkan alat berat.
Bencana alam
tanah Longsor
jalur Liwa-Krui lumpuh
BPBD Lambar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
