Banyak Warga Kecele Mau Ikut Vaksinasi, Ternyata Stok Vaksin di Bandarlampung Habis

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

13 Juli 2021 14:14 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kadiskes Bandarlampung Edwin Rusli saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (13/7/2021). Foto: Sulaiman
Rilis ID
Kadiskes Bandarlampung Edwin Rusli saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (13/7/2021). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Percepatan vaksinasi yang dikampanyekan pemerintah ternyata tidak diimbangi dengan kesediaan pasokan vaksin Covid-19. Sejumlah warga yang berniat mengikuti vaksinasi diminta pulang oleh petugas Puskesmas karena stok vaksin sudah habis.

Kondisi ini terjadi di Puskesmas Rawat Inap Kemiling sejak Senin (12/7/2021). Beberapa warga Bandarlampung pun terpaksa balik kanan karena puskesmas setempat tidak melayani vaksinasi suntikan pertama.

"Saya sengaja datang pagi-pagi agar kebagian vaksin, ternyata sampai di sini (Puskesmas Kemiling) vaksinnya tidak ada. Gimana sih, katanya disuruh sukseskan vaksinasi tapi vaksinnya tidak ada," ujar Meriska (38), warga Kemiling.

Tak hanya di Kemiling, Puskesmas Rawat Inap Kedaton juga tidak melayani vaksinasi suntikan pertama. Alasannya, stok vaksin dosis satu tidak ada. Petugas pun menyarankan warga ke Poltekkes Tanjungkarang di Jalan Soekarno-Hatta Baypass, Rajabasa.

"Lucu banget sih, kita disuruh vaksin, tapi vaksinnya sendiri tidak ada. Petugas bilang hanya melayani (Vaksinasi) suntikan kedua, itu juga kuotanya cuma 20 orang per hari. Malah kami disuruh ke kantor kelurahan," kata Franky (36), warga Labuhanratu.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bandarlampung Edwin Rusli mengakui bahwa stok vaksin sudah habis.

"Jadi vaksin untuk umum sampai saat ini belum ada," ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (13/7/2021).

Pada Sabtu (10/7/2021), lanjut Edwin, pihaknya menerima 4.000 dosis vaksin dari Dinas Kesehatan Lampung. Dari total itu, sebanyak 3.000 dosis vaksin untuk anak berusia 12-17 tahun.

"Tapi kita dapat kabar dari pihak sekolah, banyak warga yang menolak anaknya dilakukan vaksin," tuturnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Vaksin

Covid-19

Bandarlampung

Vaksinasi

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya