Wali Kota Eva Dwiana Tegaskan APBD 2026 Berprinsip Efisiensi dan Keberpihakan pada Masyarakat

Sulaiman

Sulaiman

bandar lampung

10 November 2025 12:34 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat menyampaikan sambutan dalam rapat paripurna.
Rilis ID
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat menyampaikan sambutan dalam rapat paripurna.

RILISID, bandar lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya menjalankan APBD 2026 dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan keberpihakan pada kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dalam Sidang Paripurna Pembicaraan Tingkat I Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Kota, Senin (10/11/2025).

Eva mengapresiasi saran dan kritik dari delapan fraksi DPRD yang dinilainya konstruktif untuk penyempurnaan rancangan anggaran. Ia menjelaskan penurunan pendapatan daerah sebesar 8,53 persen terjadi akibat berkurangnya transfer dari pemerintah pusat hingga Rp286 miliar atau sekitar 17,67 persen.

Meski demikian, Pemkot tetap optimistis. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dilakukan melalui digitalisasi sistem pajak, validasi data wajib pajak, penguatan regulasi, serta penegakan hukum.

“Kami menargetkan PAD tahun 2026 dapat mencapai 42,47 persen dari total pendapatan daerah,” ujar Eva.

Untuk tahun 2026, Pemkot memprioritaskan penguatan sektor pendidikan melalui rehabilitasi sekolah rusak, peningkatan kompetensi guru, serta digitalisasi layanan kesehatan melalui aplikasi E-Puskesmas.

Di bidang infrastruktur, pemerintah fokus pada perbaikan jalan, drainase, dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Sementara sektor ekonomi diarahkan pada penguatan UMKM, ekonomi kreatif berbasis budaya Lampung, dan kemitraan strategis dengan sektor swasta.

Menanggapi pandangan Fraksi PKS, Eva menegaskan Pemkot terus menindaklanjuti Masterplan Transportasi Kota dengan membangun flyover, underpass, dan pengembangan sistem Area Traffic Control System (ATCS). Pada sektor pariwisata, kawasan pesisir akan ditata menjadi ikon wisata baru yang tertata dan berkelanjutan.

Eva menegaskan seluruh pembiayaan daerah — termasuk yang bersumber dari pinjaman dan SILPA — akan difokuskan pada kegiatan produktif seperti pembangunan RSUD baru, pengadaan alat kesehatan, dan penataan trotoar.

“Kami berkomitmen menjalankan APBD dengan prinsip efektif, efisien, dan ekonomis agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

APBD 2026

Bandar Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya