Demi Selamatkan Ribuan Pekerja Genteng di Pringsewu, Ini Langkah Kapolres AKBP M. Yunnus Saputra
Yuda Haryono
Pringsewu
Suherman juga menekankan bahwa usaha genteng telah menjadi mata pencaharian turun-temurun masyarakat setempat. Jika industri ini berhenti, dampaknya akan sangat luas terhadap kesejahteraan warga.
“Kalau usaha ini berhenti, masyarakat akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup,” tambahnya.
Di sisi lain, salah satu pengrajin genteng Miswanto menyebutkan, sekitar 300 pelaku usaha saat ini sangat bergantung pada ketersediaan tanah lempung.
“Ada sekitar 300 pengrajin yang menyerap ribuan tenaga kerja. Kami berharap tidak ada kendala lagi soal bahan baku, karena wilayah ini sebenarnya memiliki potensi lahan yang bisa dimanfaatkan,” katanya.
Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah dan pihak terkait agar produksi genteng kembali stabil, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kami hidup dari produksi genteng. Kalau bahan baku sulit, kami juga kesulitan bertahan,” tutupnya. (*)
Pringsewu
krisis bahan baku
produksi genteng
dapat diskresi dari kapolres
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
