Sebanyak Rp682 miliar Mengalir ke Lampung, BGN Pastikan Pengawasan Gizi Anak

Sulaiman

Sulaiman

bandar lampung

9 November 2025 11:20 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana foto bersama Direktur BGN
Rilis ID
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana foto bersama Direktur BGN

RILISID, bandar lampung — Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi petugas penjamah makanan dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta memperkuat pengawasan kualitas makanan di Satuan Penyedia Bahan Gizi (SPBG) di Provinsi Lampung. Kegiatan ini digelar untuk memastikan layanan gizi anak berjalan aman, higienis, dan tepat sasaran.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan satuan tugas (satgas) khusus untuk memperkuat pengawasan lapangan dan mencegah terulangnya insiden terkait keamanan pangan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

“Harapan saya, ke depan tidak lagi terjadi hal-hal seperti yang pernah terjadi sebelumnya, sehingga pelayanan semakin baik. Dengan adanya satgas ini, seluruh BGN di Bandar Lampung dapat terpantau dengan baik,” ujar Eva Dwiana, Sabtu (9/11).

Bunda Eva menegaskan jumlah BGN di Bandar Lampung cukup banyak, terutama di wilayah padat penduduk dan kawasan tujuan utama. Karena itu, pengawasan ketat diperlukan untuk menjaga kualitas pelayanan dan memastikan anak-anak menerima asupan gizi yang aman serta berkualitas.

“Harapan besar kita adalah agar semua BGN mampu memberikan pelayanan terbaik dan memastikan asupan gizi yang berkualitas bagi anak-anak di Bandar Lampung,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur BGN Wilayah I, Wahyu Widisetyanta, menyampaikan bahwa capaian SPBG di Provinsi Lampung cukup menggembirakan. Saat ini terdapat 682 SPBG aktif dari target 791, dengan potensi perputaran dana mencapai Rp682 miliar per bulan.

“Jika satu SPBG mampu menyerap sekitar Rp1 miliar per bulan, maka ada sekitar Rp682 miliar dana pusat yang masuk ke lapangan setiap bulan. Ini capaian yang patut disyukuri,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, Bimtek ini penting untuk meningkatkan profesionalitas petugas penjamah makanan dalam menangani bahan pangan, terutama untuk mencegah kesalahan fatal yang dapat berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

“Kita mengusung tema BGN Road to Zero Mistake — menuju kondisi tanpa kesalahan, khususnya dalam mencegah kasus makanan beracun atau pencemaran bahan pangan. Ini penting agar masyarakat benar-benar merasa aman,” tegasnya.

Dengan pengawasan lebih ketat dan peningkatan kompetensi teknis petugas, diharapkan program pemenuhan gizi anak di Bandarlampung dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan berkualitas. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

BGN

Bandar Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya