Provinsi Lampung Ternyata Menyimpan 153 Giga Watt Cadangan Energi Terbarukan, Ini Rinciannya
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Provinsi Lampung ternyata memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) yang cukup besar, mencapai 153,39 Giga Watt (GW).
Jumlah itu setara dengan 4 persen dari potensi EBT yang ada di seluruh Indonesia yang jumlahnya mencapai 3.687 GW.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, potensi EBT panas bumi di Lampung mencapai 1,76 GW. Kemudian EBT air 0,06 GW.
Kemudian potensi Biomassa/Biofuel sebesar 0,04 GW, Biogass 0,01 GW, Angin 3,51 GW, Arus laut 26,53 GW dan yang terbesar adalah potensi EBT Surya yaitu 121,48 GW.
Jika dibandingkan dengan beberapa provinsi di Sumatera, potensi EBT di Lampung jauh lebih besar dibandingkan tetangganya.
Seperti di Sumatera Barat, potensi EBT yang ada hanya 50,16 GW, Bengkulu 17,31 GW, Bangka Belitung 48,41 GW dan Kepulauan Riau 43,45 GW.
Sementara beberapa provinsi dengan tingkat EBT tertinggi yaitu Nusa Tenggara Timur mencapai 406 GW, Sumsel 289 GW, Riau 291 GW, dan Papua 306 GW,
Sayangnya pemanfaatan EBT di Indonesia masih cukup minim. Hal itu pun diakui oleh Staf Ahli Bidang Perencanaan Strategis Kementerian ESDM, Dr. Muhammad Idris Froyoto Sihite.
Menurutnya, pemanfaatan EBT baru 0,3 persen dari seluruh potensi yang ada. Salah satu kendalanya karena Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga lokasi dan penyaluran energi yang dihasilkan sulit didistribusikan.
“Area EBT itu terpisah di antara pulau-pulau, maka perlu adanya interkoneksi. Kalau misalnya untuk Pulau Jawa Sumatera dan Kalimantan mungkin bisa ya, tapi bagaimana dengan pulau-pulau di Indonesia timur,” jelasnya dalam diskusi energi PWI Lampung, beberapa waktu lalu.
EBT di Lampung
energi baru terbarukan
potensi EBT
kementerian ESDM
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
