Mengenal Lebih Dekat BRIDA Lampung Barat, Otak Inovasi dan Penggerak Pembangunan Berbasis Riset
Arya Besari
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) kini menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
Lembaga ini tidak hanya menjadi pelaksana riset, tetapi juga berperan sebagai otak kebijakan yang menyediakan data ilmiah untuk pengambilan keputusan pemerintah.
Kepala Bidang BRIDA Lambar Nowo Wibowo menjelaskan, keberadaan BRIDA merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang mendorong setiap daerah memiliki lembaga riset tersendiri.
“BRIDA dibentuk untuk menjalankan urusan pemerintahan di bidang penelitian, pengkajian, dan inovasi daerah. Kami hadir untuk membantu kepala daerah dalam mengambil keputusan berbasis data, bukan asumsi,” kata Nowo, Kamis (23/10/2025).
Menurutnya, Lambar memiliki banyak potensi lokal yang bisa dioptimalkan jika dikembangkan melalui pendekatan riset dan inovasi.
Karena itu, BRIDA berkomitmen menjadi pusat data dan analisis yang mendukung pembangunan daerah.
“Tugas kami ke depan adalah mengoptimalkan potensi yang ada di Lambar dan menemukan inovasi-inovasi baru agar pembangunan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Salah satu program utama BRIDA saat ini adalah kajian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan publik.
Penelitian ini dilakukan bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memastikan hasil yang akurat dan obyektif.
Namun, kata Nowo, hasil riset tersebut belum bisa dipublikasikan secara resmi karena masih dalam proses penyempurnaan.
BRIDA Lampung Barat terus berinovasi
dorong kemajuan daerah lewat riset dan kolaborasi nyata.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
