Maskapai Malaysia Minati Buka Rute Internasional di Bandara Radin Inten II Lampung

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

24 Desember 2025 09:45 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Sekprov Lampung, Marindo Kurniawan dan Kadishub Lampung, Bambang Sumbogo (kiri)/ foto: rima
Rilis ID
Sekprov Lampung, Marindo Kurniawan dan Kadishub Lampung, Bambang Sumbogo (kiri)/ foto: rima

RILISID, Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh persyaratan untuk mempertahankan status Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional telah dipenuhi. 

Kesiapan ini membuka peluang masuknya maskapai asing, termasuk maskapai asal Malaysia, untuk membuka rute penerbangan internasional dari dan ke Lampung.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan hal tersebut usai rapat pembahasan operasional Bandara Internasional Radin Inten II di Kantor Gubernur Lampung, Selasa (23/12/2025).

Rapat diikuti Inspektur Provinsi Lampung Bayana, jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, perwakilan Kantor Wilayah Imigrasi, Balai Karantina, Kementerian Haji dan Umrah, PT Angkasa Pura, Bea Cukai, maskapai penerbangan, asosiasi pariwisata, serta unsur pendukung bandara lainnya, baik secara langsung maupun daring.

Marindo menjelaskan, Bandara Radin Inten II telah ditetapkan sebagai bandara internasional dengan masa persiapan selama enam bulan hingga 8 Februari 2026, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan (KM) Nomor 37.

“Alhamdulillah hasil evaluasi menunjukkan seluruh persyaratan sudah terpenuhi. Tinggal satu persyaratan terakhir, yakni aspek Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ) dari Kementerian Pertahanan yang menunggu penandatanganan resmi,” ujar Marindo.

Ia menegaskan, secara substansi seluruh ketentuan telah dipenuhi dan Pemerintah Provinsi Lampung optimistis status Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional dapat dipertahankan.

“Setelah diskusi dengan Kementerian Perhubungan, kami sangat optimistis Bandara Radin Inten II tetap menjadi bandara internasional. Ini penting untuk mendukung konektivitas Lampung ke luar negeri,” katanya.

Marindo juga menyebut potensi pasar penerbangan internasional dari Lampung cukup besar. Setidaknya terdapat sekitar 23 ribu jamaah umrah setiap tahun, serta tingginya minat wisatawan asal Malaysia yang selama ini harus masuk melalui Bandara Palembang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, mengungkapkan ketertarikan maskapai penerbangan, termasuk maskapai asal Malaysia, untuk membuka rute internasional dari Lampung.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Bandara internasional

radin inten II Lampung

sekprov Lampung

marindo kurniawan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya