Kunker di Pringsewu, Wamendagri Bima Arya Sugiarto Tinjau Kondisi Irigasi Pertanian
Yuda Haryono
Pringsewu
Marindo Kurniawan mengatakan, Kabupaten Pringsewu merupakan salah satu daerah penghasil beras di Provinsi Lampung, yang memiliki lahan sawah seluas 13.928 hektar yang tersebar di sembilan kecamatan.
Lahan sawah tersebut terdiri dari sawah tadah hujan seluas 5.127 hektar dan sawah irigasi 8.801 hektar.
“Kami berharap pasokan udara dari Bendungan Way Sekampung dapat menjangkau dan mampu memenuhi kebutuhan air para petani Pringsewu sehingga Pringsewu bisa menjadi salah satu lumbung pangan andalan strategi dalam penyediaan pangan nasional. Hal ini tentu tidak akan berhasil tanpa dukungan dan pendampingan dari semua pihak, baik pemerintah pusat, provinsi dan seluruh pemangku kepentingan terkait,” ujar Marindo.
Sementara itu, Sugianto, petani setempat menyampaikan keluhannya, dimana saat musim hujan justru para petani tidak mendapatkan udara, dan ini terjadi sejak 2007 lalu, sebelum terbentuknya Kabupaten Pringsewu.
“Jadi permohonan kami kepada pemerintah, dengan adanya Bendungan Way Sekampung dan irigasi Way Tebu bagaimana upaya agar air bisa mengaliri lahan para petani. Insya Allah bisa swasembada pangan seperti pada tahun 1990-an,” ujarnya. (*)
Pringsewu
Wamen Dagri
kungker ke pringsewu
tinjau irigasi
pertanian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
