Gas LPG 3 Kg Banyak di SPPBE, Kenapa Tetap Langka dan Mahal Dipasaran

M. Riski Andresa

M. Riski Andresa

Lampung Utara

24 Maret 2025 14:30 WIB
Daerah | Rilis ID
SPPBE PT Adi Sejahtera Lampura, foto Riski Andresa
Rilis ID
SPPBE PT Adi Sejahtera Lampura, foto Riski Andresa

RILISID, Lampung Utara — Fenomena langkanya gas LPG ukuran 3 kg serta melambungnya harga yang cukup tinggi, selalu dirasakan masyarakat setiap menjelang perayaan hari raya Idul Fitri.

Atas keluhan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara (Lampura), Kapolres dan Kajari, langsung mendatangi agen SPPBE PT Adi Sejahtera untuk melihat ketersediaan Gas LPG, Senin (24/3/2025).

Manager PPBE PT Adi Sejahtera Hendra mengatakan, untuk setiap harinya ada sekitar 35-50 ton pengiriman LPG 3 Kg ke setiap pangkalan dan agen.

Hendra juga berdalih tidak mengakui apa penyebab terjadinya kelangkaan gas LPG 3 kg di kalangan masyarakat, dan mengaku stok pengiriman cukup dan aman.

"Kalau dari kita stok aman, tapi kami gak tau kenapa bisa langka di sampai di masyarakat," kata Hendra.

Sementara Wakil Bupati Lampura Romli mengatakan, apabila ada oknum oknum nakal yang menimbun gas LPG 3 kg akan ditindak tegas oleh pihak kepolisian dan kejaksaan.

"Mungkin meningkatkannya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya, membuat banyaknya permintaan masyarakat untuk gas LPG 3 kg," ungkap Wakil Bupati.

Sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati Lampura juga meninjau ketersediaan beras di gudang Bulog, dan dilanjutkan peninjauan harga sembako dan kebutuhan pokok di Pasar Sentral Kotabumi.

Hamartoni Ahadis mengatakan, untuk harga kebutuhan pokok saat ini harga masih stabil dan stok menjelang lebaran masih aman.

"Kalau untuk harga sampai saat ini masih stabil, kalau untuk stok beras sampai hari raya idul Fitri masih cukup," kata Hamartoni. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Gas LPG 3 Kg

SPBE

Masyarakat

langka dan mahal

Lampura

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya