Dugaan Pungli Dana Sertifikasi Guru, Ini Bantahan Kabid Ketenagaan Disdik Tanggamus
Adi Yulyandi
Tanggamus
RILISID, Tanggamus — Terkait pemberitaan di Rilis.id Lampung berjudul Viral diduga ada oknum Disdik Tanggamus minta setoran uang sertifikasi guru, Kamis (26/12/2024) kemarin.
Pihak Disdik Tanggamus melalui Kepala Bidang (Kabid) Ketenagaan Helpin Rianda membantah adanya pemotongan uang sertifikasi guru berkisar Rp100 ribu per orang setiap pencairan.
"Ini membuat saya kaget ketika ada orang yang menjual nama saya dan itu sangat merugikan, alangkah enaknya seratus dikalikan alangkah banyak duit saya," ujar Helpn, Jumat (27/12/2024).
Baca Juga:
Helpin mengaku banyak dihubungi oleh temannya terkait tulisan di grup Portal yang tidak benar dan akunnya pun abal-abal.
"Intinya saya sangat dirugikan dengan hal ini, di ujung tahun kita sudah lima tahun lebih di sini untuk mengurus sertifikasi kok ada isu-isu itu, bahkan ada tulisan itu terus siapa yang bisa di pertanggung jawabkan," imbuhnya.
Helpin mengaku, justru para guru yang sering menelepon kapan pencairan dana sertifikasinya.
Atas tulisan di media sosial tersebut, Helpin merasa kecewa, karena perjuangannya selama ini serasa tidak dianggap.
Menurutnya, untuk mengajukan dana sertifikasi guru tidak cukup sekali pengajuan, tetapi hingga berulang kali sampai akhirnya bisa cair dananya.
"Adanya tuduhan-tuduhan seperti itu sangat menyakitkan, kita-kita sudah mati matian, tapi ujungnya seperti itu," imbuhnya.
Sementara itu Kadisdik Tanggamus Yadi Mulyadi saat dikonfirmasi terkait berita tersebut hingga beberapa kali dihubungi sangat susah. (*)
Helpin saat di temui di ruang kerjanya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
