Angka Kemiskinan di Lampung Barat Turun 9,93 Persen pada 2025, Ekonomi Tumbuh 5,45 Persen
Arya Besari
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mencatat capaian positif pada indikator makro daerah tahun 2025.
Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,93 persen dari sebelumnya 10,68 persen, seiring pertumbuhan ekonomi yang meningkat menjadi 5,45 persen dibanding tahun 2024 sebesar 4,36 persen.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, dalam rapat paripurna penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (31/3/2026).
Parosil mengatakan, penurunan angka kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan hasil dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor riil, khususnya pertanian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pariwisata.
“Ini menunjukkan bahwa arah kebijakan pembangunan yang dijalankan mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, indikator makro lainnya juga menunjukkan tren membaik. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung Barat tahun 2025 mencapai 73,14 poin atau masuk kategori tinggi.
Tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 2,11 persen, sementara gini ratio membaik menjadi 0,260 yang mencerminkan ketimpangan pendapatan semakin menurun.
Parosil menegaskan, meski capaian tersebut cukup menggembirakan, pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan guna memastikan pembangunan berjalan lebih optimal dan merata.
“Dengan berbagai keterbatasan yang ada, kami akan terus berkomitmen melakukan penyempurnaan demi kemajuan Lampung Barat,” pungkasnya. (*)
LampungBarat
LKPJ2025
RapatParipurna
DPRDLambar
PemkabLampungBarat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
