Ditarget Panen Padi Dua Kali Setahun, Pemerintah Pusat Bantu Bangun 129.280 Meter Irigasi di Lampung
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pemerintah pusat yang dipimpin Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan menggelar rakor Bidang Pangan pada Sabtu, 28 Desember 2024 di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung.
Dalam kesempatan tersebut Zulhas mengatakan pada 2025 mendatang pemerintah pusat bakal menghentikan impor beras, jagung, hingga garam.
"Pada tahun depan juga telah diputuskan kita tidak impor beras lagi. Jadi masyarakat, petani tanam padi yang banyak harganya akan bagus insya Allah," kata Zulhas.
"Tahun depan tidak akan impor lagi garam, jagung untuk pakan ternak, dan gula untuk konsumsi sehingga nantinya bidang-bidang ini akan sangat menarik untuk ditanam dan menguntungkan," sambungnya.
Selanjutnya untuk mewujudkan swasembada pangan itu juga telah diteliti hambatan untuk percepatan swasembada pangan.
Salahsatunya dengan melakukan optimalisasi irigasi untuk sawah tadah hujan. Termasuk di Lampung.
Zulhas menyampaikan setidaknya 2 jt lahan tadah hujan yang akan di bangun irigasinya. Namun sebelumnya terhambat karena aturan yang rumit.
Dia mengatakan jika sebelumnya ada 1000 hektar tugasnya bupati, sampai 3000 hektar tugas gubernur selebihnya tugas pusat sekarang tidak.
Sehingga ketika bupati gubernur tidak bisa bangun, maka pemerintah pusat akan bangun.
"Untuk irigasi di Lampung kita akan bangun 129.280 Meter disertai dengan pompa. Dengan harapan kita bisa panen 2x setahun, dan peningkatan produksi kita semakin meningkat," tambahnya.
Menko pangan Zulkifli Hasan
rakor bidang pangan
pj Gubernur Lampung
irigasi
pembangunan irigasi di Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
