Yuk! Lebaran Jadi Momentum Guyub Politik
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah merupakan momentum yang tepat untuk saling memaafkan di tahun politik.
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens, mengatakan bahwa ini adalah momentum religius yang nilainya mahal.
"Lebaran di tahun politik ini berlangsung ketika umat coba dibelah oleh kepentingan dan permainan politik," kata dia di Jakarta, Rabu (13/6/2018).
Menurut dia, pesan moral dari bulan suci Ramadhan tidak hanya saling memaafkan saja.
Namun, bagaimana seluruh kekuatan nasional juga mau memaafkan kelompok yang mempermainkan isu Sara sebagai modal kekacauan, meraih kekuasaan.
"Mereka pun bagian dari kita sebagai keluarga besar NKRI," ujarnya pula.
Sarannya, maaf yang tulus agar ada pertobatan dan rekonsiliasi nasional menuju Pilpres April 2019.
Substansinya jelas, Indonesia tidak dibangun untuk periode pemilu 5 tahun, tetapi untuk selama-lamanya.
"Maka, baiklah komitmen jiwa dan raga kita arahkan dan kerahkan untuk keberlangsungan Indonesia untuk selama-lamanya," ujar dia pula.
Menurut dia, terhitung sejak 2016, dinamika politik di Tanah Air ditandai berbagai goncangan yang cukup melelahkan dan meresahkan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
