Wali Kota Optimistis Akhir September Tapping Box Terpasang 200 Unit

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

23 September 2018 18:20 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Anto RX
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/Anto RX

RILISID, Bandarlampung — Setelah memegang kartu AS dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Pemerintah Kota (Pemkot) tancap gas untuk memasang alat tapping box di tiap mesin kasir di seluruh restoran dan hotel. Hal ini diyakini dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2018 yang hanya tinggal menghitung bulan. 

Wali Kota Bandarlampung, Herman HN optimistis akhir bulan ini pihaknya menargetkan 200 tapping box sudah dipasang di tiap restoran. 

"Akhir bulan ini harus terpasang supaya penerimaan kita besar. Tapi yang kita pasang itu yang bandel, yang nggak mau nyetor ke kita. Mana yang suka bohongin Herman HN itu yang duluan," singkat Herman, Minggu (23/9/2018). 

Lain halnya dengan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Yanwardi. Ia mengaku target pemasangan tapping box sulit dilakukan pada bulan ini.

Pasalnya, pihak Bank Lampung selaku penyedia alat belum selesai melakukan proses pengadaan barang dan jasa. 

"Kita sudah nanya terus, katanya lagi mau tenderlah, penunjukkan lah. Padahal kan sudah diminta KPK segera. Mungkin karena uangnya banyak makanya pakai proses tender, tapi mereka mungkin banyak pertimbangan, kita hanya terima beres," katanya. 

Dirinya menjelaskan, pemkot tidak akan mengeluarkan uang sewa alat apapun. Karena semuanya akan diurus Bank Lampung. 

"Mereka yang sistem sewa, bukan kita, kita hanya dibantu. Uang itu kan masuk melalui Bank Lampung ke kas daerah kita. Makanya kalau ditanya soal alat ini kita nggak bisa ngomong apa-apa," ungkapnya. 

Untuk total alat, sambung Yanwardi, Bank Lampung akan memperbantukan 400 unit tapping box untuk meng-cover seluruh restoran dan hotel di Kota Seribu Siger. 

"Kalau seluruh alatnya ada 400 unit, tapi bertahap dulu 200 unit. Maksudnya Pak Wali dan Pak Choky (KPK) segera biar PAD kita bisa segera ditingkatkan," ujarnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya