TNI AU Kirim 100 Prajurit Paskhas untuk Bantu Gempa Palu

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

30 September 2018 15:35 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: Dispen TNI AU
Rilis ID
FOTO: Dispen TNI AU

RILISID, Jakarta — TNI Angkatan Udara mengirimkan 100 prajurit terbaiknya dari Pasukan Khas (Paskhas) dengan berbagai kualifikasi untuk membantu korban gempa bumi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. 

Para prajurit dari pasukan elite TNI AU itu diberangkatkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna menggunakan pesawat C-130 Hercules dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (30/9/2018).

"Hari ini TNI AU memberangkatkan 100 prajurit Paskhas ke Palu dengan berbagai kualifikasi, seperti PLLU (Pengatur Lalu Lintas Udara), Meteorologi, Dallan (Pengendalian Pangkalan), Kesehatan dan SAR," kata Yuyu.

Dia mengatakan, para prajurit Paskhas itu nantinya akan membantu memperlancar operasional Bandara Mutiara SIS Al Jufrie Palu. Selain itu juga membantu evakuasi dan pertolongan kesehatan warga yang terdampak gempa. 

Yuyu mengungkapkan, awalnya TNI AU juga akan mengirimkan peralatan Air Traffic Controller (ATC) dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta untuk membantu operasional bandara Palu.

Namun, hal itu urung dilakukan lantaran dalam perkembangannya alat tersebut sudah dapat didukung oleh Airnav dari Bandara Sultan Hasanudin Makasar.

"Saat ini tower bandara Palu rusak berat, sehingga perlu di-back up ATC Mobile agar operasional bandara dapat berjalan normal, dan alhamdulillah saat ini sudah bisa didukung," ujar mantan Panglima Koopsau 1 tersebut.

Sejak terjadi gempa di Palu dan Donggala, ungkap Yuyu, Mebes TNI dan TNI AU telah merespons dengan menyiagakan 12 pesawat C-130 Hercules, tiga Boeing, lima CN-295, dua CN-235 dan tiga helikopter yang sewaktu-waktu bisa digerakkan sebagai dukungan angkutan udara.

Posisi pesawat-pesawat TNI AU itu, menurut dia, tergelar di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Abdulrachman Saleh Malang dan Lanud Sultan Hasanuddin Makasar. 

"TNI AU sudah menyiapkan pesawat untuk dukungan angkutan udara, untuk operasional pesawat sesuai perintah  Panglima TNI," tandasnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya