Sadis! Sekuriti di Cilacap Setubuhi, Bunuh dan Bawa Kabur Motor Terapis Pijat Plus-Plus

AM Ikhbal

AM Ikhbal

Cilacap

5 Maret 2020 22:12 WIB
Daerah | Rilis ID
Ilustrasi. (Foto: rilis.id)
Rilis ID
Ilustrasi. (Foto: rilis.id)

RILISID, Cilacap — Polres Cilacap mengungkap kasus pembunuhan terhadap S, terapis pijat plus- plus yang dibunuh secara sadis di kamar hotel. Pelaku tak lain teman kencan korban berinisial NN yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka NN merupakan sekuriti yang ditangkap setelah buron selama sebulan. Dia menyetubuhi S terlebih dahulu kemudian membunuhnya di kamar hotel kawasan Kebon Manis, Kecamatan Cilacap Utara pada 7 Februari 2020. Tak hanya membunuh, dia juga membawa kabur motor milik korban.

Dalam rekonstruksi pembunuhan yang digelar Satreskrim Polres Cilacap, terungkap korban S dipukuli tersangka dan dicekik lehernya saat berhubungan badan. Penganiayaan itu membuat korban tewas dengan sejumlah luka.

Total ada 25 adegan yang diperagakan dalam reka ulang pada Rabu (4/3/2020). Dimulai saat pelaku datang ke hotel menemui dua temannya yang sudah terlebih dulu berada di dalam kamar.

Mereka kemudian menenggak minuman keras hingga mabuk. Setelah itu, dua teman tersangka pergi.

Saat sendiri, tersangka menelepon korban yang berprofesi sebagai tukang pijat untuk berkencan. Tak berselang lama korban S yang datang dengan mengendarai motor tiba di kamar hotel.

Mereka langsung berhubungan intim. Saat itulah korban mengeluarkan kata-kata yang membuat tersangka emosi. Merasa tak puas dengan pelayan korban, tersangka memukul dan mencekiknya hingga tewas.

Kapolres Cilacap AKBP Derry Agung Wijaya mengatakan, dalam rekonstruksi itu terungkap tersangka meninggalkan korban yang sudah tak bernyawa dan membawa kabur motor miliknya.

“Tersangka menganiaya korban hingga meninggal dunia di kamar hotel. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka, dia dalam keadaan mabuk dan tersinggung dengan kata-kata korban,” kata Kapolres dilansir dari Sindonews.com, Rabu (4/3/2020).

Tersangka NN mengakui semua perbuatannya. Dia membunuh lantaran emosi mendengar ucapan korban yang tak mengenakan hati.

"Saya emosi pak,” ucapnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya