Resmikan Masjid di Pringsewu, UAS Dikawal Ratusan Orang
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Hujan deras mengiringi kedatangan ustaz Abdul Somad di Kabupaten Pringsewu, Sabtu (26/9/2020).
UAS meresmikan Masjid Klangenan di kompleks Islamic Boarding School (IMBOS) Jalan Hiu Latsitarda Pekon Margakaya Kecamatan Pringsewu.
Seakan tak ingin penyerangan terhadap ulama Syekh Ali Jaber terulang, UAS dikawal ketat 150 orang aparat gabungan TNI dan Polri ditambah ”Sahabat UAS”.
Dalam sambutannya Dewan Pembina IMBOS, Riyanto Pamungkas, menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa mengakomodasi keinginan semua masyarakat untuk dapat langsung melihat UAS.
Namun, pihaknya telah memfasilitasi masyarakat yang akan menyaksikan melalui live streaming di aplikasi Youtube.
Dia menjelaskan Masjid Klangenan didirikan dengan banyak filosofi dan memiliki banyak angka 17. Di antaranya ukuran masjid 17 x 17 meter dan 17 pohon kurma yang ditanam di sekeliling masjid.
"Mengapa angka 17? Karena 17 adalah angka sakral bagi umat muslim, khususnya di Indonesia. Jumlah rakaat salat lima waktu 17, tanggal Hari Kemerdekaan RI juga 17," terangnya.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan UAS, Bupati Pringsewu Sujadi, dan Riyanto Pamungkas.
Dalam ceramahnya, UAS menyampaikan lima point yang kelak menjadi bekal di akhirat.
Pertama, barangsiapa yang membangun masjid di dunia karena Allah maka akan dibangunkan untuknya rumah di surga.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
