Puluhan Desa di Jawa Timur Rawan Kekeringan

Default Avatar

Anonymous

Pamekasan

28 Mei 2018 10:09 WIB
Daerah | Rilis ID
FOTO: Instagram/@cirebonbribin
Rilis ID
FOTO: Instagram/@cirebonbribin

RILISID, Pamekasan — Sebanyak 80 desa di Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, rawan mengalami kekeringan pada musim kemarau seperti sekarang ini.

"Ini berdasarkan hasil pendataan tim penanggulangan bencana BPBD Pemkab Pamekasan dalam rapat koordinasi yang digelar beberapa hari lalu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akmalul Firdaus, di Pamekasan, Senin (28/5/2018).

Menurutnya, total jumlah dusun yang mengalami kekeringan itu tersebar di 299 dusun.

"Jika dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah dusun yang mengalami kekeringan itu menurun," kata Akmalul.

Ia menjelaskan, berdasarkan data BPBD Pemkab Pamekasan, wilayah terdampak kekeringan pada tahun 2016 ada 80 desa yang terdiri dari 323 dusun.

Sementara pada tahun 2017 angkanya berkurang yakni di 310 dusun dan pada musim kemarau tahun ini, hanya tinggal 229 dusun.

Ke-80 desa tersebut, kata Akmalul, kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan memasak.

Menurut Budi, jenis kekeringan yang melanda ke-80 yang tersebar di 299 dusun itu meliputi kering kritis dan kering langka.

Perinciannya, sebanyak 166 dusun di 37 desa mengalami kering kritis dan sebanyak 133 dusun, di 42 desa mengalami kering langka.

Kekeringan kritis terjadi, karena pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari dan jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan ketersediaan air bersih sejauh 3 kilometer, bahkan lebih.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya