Pasien Positif COVID-19 Gejala Ringan Cukup Isolasi di Rumah
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto, menyebutkan pasien positif COVID-19 dengan gejala ringan atau tanpa keluhan cukup mengisolasi diri di rumah masing-masing.
Menurutnya, karantina di rumah juga dinilai efektif sehingga tidak perlu membebani rumah sakit.
"Sebenarnya dengan melakukan isolasi diri di rumah, ini sudah cukup bagus dan efektif. Itu yang kemudian akan kita dorong sehingga tidak seluruh kasus positif COVID-19 menjadi beban layanan rumah sakit," ujar Achmad Yurianto di Jakarta, Selasa (24/3/2020).
Yuri mengungkapkan, secara statistik sebenarnya hampir 80 persen dari kasus positif yang ada, berada dalam keluhan atau gejala yang ringan sampai sedang.
Dia menjelaska, UU No. 6 Tahun 2018 tentang Karantina mengamanatkan bahwa dalam kaitan penanganan penyakit menular ini terdapat tiga tahapan karantina, dan salah satunya karantina perorangan.
"Ini yang beberapa kali saya sampaikan sebagai self-isolation atau isolasi diri. Itu bisa menjadi efektif manakala bisa kita implementasikan di tengah-tengah masyarakat. Tentunya dengan kasus COVID-19 dengan keluhan ringan atau tanpa keluhan," kata Yuri.
Sebelumnya Yuri mengatakan jumlah kasus warga yang positif terpapar virus corona penyebab COVID-19 di Indonesia bertambah 107 kasus hingga menjadi 686 orang dengan angka kematian bertambah tujuh hingga total 55 orang.
Yuri mengemukakan bahwa data yang dikumpulkan tersebut merupakan kasus yang dilaporkan dari 23 Maret pukul 12.00 WIB hingga 24 Maret pukul 12.00 WIB.
Ia memaparkan, dari 107 kasus baru tersebut berasal di antaranya dari DKI Jakarta (70 kasus), Jawa Timur (10 kasus), Banten (9 kasus), Sumatera Utara (5 kasus), Jawa Tengah (4 kasus), serta masing-masing 1 kasus di DI Yogyakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Riau dan Papua.
Sementara itu, ujar dia, tidak ada penambahan kasus yang sembuh sehingga yang telah sembuh secara kumulatif masih sama yaitu sebanyak 30 orang.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
