PPTK Merasa Tak Dilibatkan, SPj Kegiatan Kesbangpol Lambar Diduga Fiktif
Anton Suryadi
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Merah Bangsawan selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan atau PPTK di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Lampung Barat (Kesbangpol Lambar) buka-bukaan terkait pencairan dana kegiatan tahun anggaran 2019.
Ia mengaku tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan di satuan kerjanya. Termasuk menandatangani surat pertanggungjawaban (SPj.) kegiatan sosialisasi Bahaya Radikalisme, Terorisme dan Premanisme tahun anggaran 2019.
Merah menduga tanda tangannya dipalsukan demi pencairan dana kegiatan di Kantor Kesbangpol Lambar.
"Kegiatan itu setahu saya tidak pernah dilaksanakan alias fiktif. Saya tidak akan terima dengan kejadian ini, tanda tangan saya dipalsukan untuk hal yang fiktif," katanya, Rabu (22/1/2020).
ASN yang menjabat Kepala Seksi Kesatuan Bangsa ini juga menyatakan kesiapannya memberikan keterangan secara detail kepada aparat penegak hukum.
"Saya juga siap memberikan keterangan dengan sebenar-benarnya jika persoalan ini sampai ditangani penegak hukum," tegasnya.
Merah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah merasa menandatangani SPj kegiatan.
"Saya berani bersumpah bahwa saya tidak pernah menandatangani SPj kegiatan itu," ucapnya.
Selain tidak dilibatkan dalam kegiatan, Merah juga mengaku gajinya diblokir selama lima bulan.
Ia menduga pemblokiran gajinya tersebut atas perintah Kepala Kantor Kesbangpol Lambar Muzakkar.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
