Nunik Optimistis Tahun Ini Lampura Jadi Kabupaten Layak Anak
lampung@rilis.id
Lampung Utara
Sementara Pj. Sekkab Lampura Sofyan mengatakan pemerintah kabupaten berkomitmen untuk mewujudkan Lampung Utara sebagai KLA.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan dibentuknya gugus tugas yang melibatkan OPD terkait dan melaksanakan sosialisasi program KLA hingga di tingkat kecamatan dan desa.
"Selain itu, melakukan pembinaan Forum Anak Daerah (FAD), dan bahkan telah turut pula mengikuti penilaian KLA meskipun belum berhasil masuk dalam nominasi," ujarnya.
Pada tahun lalu, sambung Sofyan, Pemkab Lampura juga telah menetapkan 26 PAUD/TK, 74 SD dan 37 SMP sebagai sekolah yang masuk ke dalam program sekolah ramah anak.
"Hal ini dimaksudkan untuk menjamin dan melindungi hak anak, serta memastikan lingkungan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, tenteram, rukun dan damai," katanya.
Juga membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak bernama Nuwo Singgahan Intan Permato. Kemudian program gerakan masyarakat Lampung bebas stunting yang ditargetkan bebas pada tahun 2023.
"Lampung Utara merupakan salah satu dari 110 kabupaten yang menjadi prioritas dalam intervensi stunting dan di tahun 2020 ini Lampung Utara menjadi prioritas kabupaten lokus stunting," tandas Sofyan. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
