Jokowi: Bapak Saya dari Karanganyar Masa Anaknya Tionghoa 

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

31 Mei 2018 13:01 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), mengeluhkan banyaknya isu tidak benar alias hoaks yang bermunculan di Pemilihan Kepala Daerah 2018 dan menjelang Pemilihan Presiden 2019 nanti. 

"Saya ingin menyampaikan banyaknya isu-isu saat ini, sekarang ini memang kalau pas pilihan bupati, wali kota, gubernur, presiden, itu banyak sekali isu-isu yang bermunculan," ujarnya di Bekasi, Kamis (31/5/2018).

Ia menyebutkan di Pilpres 2014 juga bermunculan isu tidak benar. Saat ini menjelang Pilpres 2019 juga banyak. Ia mencontohkan isu dirinya Jokowi sebagai PKI.

"Saya dengar di bawah ada seperti itu, dan ada yang masih percaya. Coba saya itu lahir tahun 1961, PKI dibubarkan tahun 1965. Saya kan masih balita, masak ada PKI balita," ucapnya.

Menurutnya, logika seperti ini masyarakat harus tahu. "Jangan sampai isu-isu seperti ini dikembangkan hanya untuk membunuh karakter seseorang baik di pemilihan bupati, wali kota, gubernur, presiden," tegasnya.

 Ia juga menyebutkan adanya isu yang beredar di bawah bahwa Jokowi itu anaknya orang Tionghoa dari Singapura namanya Ahong Liong.

"Bapak saya itu orang Karanganyar, orang desa betul di Karanganyar, ibu saya orang desa di Boyolali. Kalau diisukan seperti itu, ada yang percaya, sedih kita," ujar Jokowi.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya