Ini Kegunaan Alat Terapi Plasma Konvalesen Seharga Rp1 Miliar, akan Dibeli Pakai CSR Bank Lampung

Dwi Des Saputra

Dwi Des Saputra

Bandarlampung

21 Juli 2021 15:02 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Suasana audiensi PMI Lampung dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Rabu (21/7/2021). FOTO: Humas Pemprov Lampung
Rilis ID
Suasana audiensi PMI Lampung dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Rabu (21/7/2021). FOTO: Humas Pemprov Lampung

"Dan ini biasanya maksimal enam bulan setelah itu antibodinya akan menurun atau hilang sama sekali" katanya.

Sementara, Kepala UTD PMI Lampung dr. Aditya M. Biomed mengatakan, melalui alat itu satu orang hanya dibutukan waktu sekitar setengah jam untuk mendonorkan plasma konvalesen.

Aditya menjelaskan seseorang yang memiliki berat diatas 55 kg bisa diambil sebanyak 400 ml, sedangkan diatas 65 kg bisa 600 ml.

"Dua minggu kemudian bisa diambil kembali," katanya.

Aditya mengatakan pendonor plasma yang sebelumnya dengan cara konvensional, satu orang hanya bisa 200 ml kemudian diambil dua bulan kemudian.

"Plasma konvalesen itu cuma bisa diambil maksimal enam bulan dari orang yang sudah sembuh karena jika lewat dari situ dia tidak bisa donor lagi," katanya. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

Alat Terapi Plasma Konvalesen

Lampung

Arinal Djunaidi

Covid-19

PMI Lampung

PMI

Plasma Konvalesen

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya