Fadli Zon: Pemerintah Stop Jadi Agen Pariwisata IMF
Anonymous
Jakarta
Ia khawatir, pemerintah tak lagi punya visi dan target.
“Kita pernah punya pengalaman tidak menyenangkan dengan IMF saat penanganan krisis 1997-1998. Seharusnya kita punya sikap yang lebih kritis terhadap lembaga internasional tersebut, bukan sebaliknya. IMF adalah lembaga yang menyiram bensin di tengah api ketika krisis 1997-1998 di Indonesia,” ungkap Fadli.
Lebih lucu lagi, pada peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika tahun 2015 lalu, Presiden Joko Widodo pernah melontarkan kritik keras terhadap IMF dan World Bank.
"Kritik Presiden begitu keras," katanya.
Namun, menghadapi Pertemuan IMF-World Bank 2018 di Bali nanti, kita telah kehilangan jejak atas kritik Presiden dua tahun lalu tersebut.
“Ini menunjukkan pemerintah sekarang memang tak punya ideologi ekonomi yang jelas. Inkonsistensi apa yang diucapkan dan apa yang dilaksanakan,” pungkas Fadli.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
