Cari Penumpang Tenggelam KM Sinar Bangun, Basarnas Libatkan Nelayan

Default Avatar

Anonymous

simalungun

25 Juni 2018 15:40 WIB
Daerah | Rilis ID
Proses pencarian KM Sinar Bangun. FOTO: Instagram
Rilis ID
Proses pencarian KM Sinar Bangun. FOTO: Instagram

RILISID, simalungun — Basarnas melibatkan nelayan tradisional yang selama ini beroperasi di Danau Toba untuk mencari penumpang KM Sinar Bangun, yang tenggelam sejak 18 Juni 2018.

Kepala Basarnas, M Syaugi mengatakan, nelayan tradisional dengan perahu masing-masing berupaya menyisiri perairan Danau Toba.

Dari proses yang dilakukan, pihaknya melihat nelayan tradisional yang selama ini menangkap ikan di Danau Toba sangat antusias untuk membantu Basarnas.

"Mudah-mudahan ini semakin ada titik terang," katanya di sela-sela proses pencarian dari Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin (25/6/2018).

Menurut Syaugi, Basarnas yang dibantu berbagai instansi lainnya sangat serius melakukan pencarian dengan mengedepankan tiga konsep yakni "hadir, serius dan hati-hati".

Setelah melakukan pencarian selama tujuh hari yang dimulai pada 18 Juni, Basarnas menambah masa pencarian selama tiga lagi.

"Nanti setelah 10 hari, kita analisa, kalau ada kemungkinan, kita tambah lagi," katanya.

Sebelumnya, KM Sinar Bangun yang mengangkut seratusan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin, sekitar pukul 17.30 WIB.

Dari proses pencarian yang dilakukan, tim gabungan telah menemukan 19 korban selamat dan tiga korban tewas.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya