Anggota DPD Dapil Lampung Ahmad Bastian Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Terakhir adalah Bhineka Tunggal Ika yang menurut Bastian, bahwa perbedaan adalah sebuah kepastian atau kebenaran yang telah ada. Ia mengambil contoh dalam nilai-nilai keagamaan.
"Kebhinekaan itu sudah menjadi keniscayaan kita, Tuhan Yang Maha Esa mengajarkan kepada kita, ambil contoh saja kita sebagai manusia ini tidak ada yang sama identik walaupun dalam satu keluarga, artinya kita sudah diajarkan berbeda-beda tetapi kita utuh berada dalam satu keluarga,” paparnya.
Ditambahkannya, Indonesia memiliki sekitar 1.116 suku bangsa dan bahasa di Indonesia dengan satu ikatan dalam satu bangsa dan bahasa Indonesia.
"Ini merupakan warisan dan kesepakatan nasional bangsa," tuturnya.
Bastian mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga empat pilar kebangsaan dan menyosialisasikannya ke khalayak luas.
"Apabila empat pilar ini tidak menginternalisasi di dalam jiwa warga negara, kita khawatir nanti bangsa menjadi lemah dan rapuh, karena tidak ada nilai-nilai kebangsaan yang hidup di dalamnya,” katanya.
Ia mengambil contoh negara Uni Soviet yang dahulu begitu berkuasa dan adidaya.
"Tapi sekarang pecah negara mereka, kita tidak mau seperti itu,” harapnya.
Bastian berharap untuk segenap warga negara untuk merawat dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
"Tugas kita sebagai warga negara yakni mengambil peran untuk menjaga dan merawat demi keutuhan negara yang kita cintai,” pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
