Amien-Jokowi Bakal Bertemu, PDIP: Anggap Saja Ngopi Bareng

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

31 Mei 2018 12:25 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto, menyambut baik rencana pertemuan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais dengan Presiden Joko Widodo yang kini mengemuka di publik.

"Bagus dong. Tentu dalam pertemuan itu yang bagus dalam tingkat elite sudah ada poin yang akan dibicarakan," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

"Tapi kalau toh tidak pun, anggaplah itu ngopi bersama, oke," sambung dia.

Menurutnya, meski selama ini Amien kerap mengkritik Jokowi namun sebagai elite keduanya juga bisa duduk bersama membahas masalah-masalah terkini.

"Saya yang di Jawa Tengah saya ngobrol sama semua Ketua partai. Kompetisi-kompetisi aja, tetapi ngobrol kita jalan," tambahnya.

Apalagi, Amien meminta Jokowi yang menyambangi mantan Ketua MPR era reformasi itu, jika pertemuan benar-benar dilangsungkan. "Kalau orang sebelum mau ketemu aja udah mematok syarat. Ini kayak pertemuan diplomasi kelas atas aja. Dan saya pun punya keyakinan kalau toh kalau seperti itu pun, saya khawatir kalau Pak Jokowi itu bersedia," jelasnya.

Menyinggung soal kekhawatiran apa yang dimaksud, Bambang mengatakan, soal kesediaan Jokowi yang lebih dulu menghampiri. Jika itu terjadi pada dirinya maka pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini tidak mau menyambangi Amien.

"Kalau Bambang Pacul enggak. Tetapi kalau Pak Jokowi bisa bersedia itu. Gitu loh. Kenapa kau ngomong seperti itu Pacul? Karena saya kenal Pak Jokowi sejak di Solo. Cuma Pak Amien mematok seperti itu ke publik, ya rasanya gimana sih. Masa presiden harus sowan. Tetapi Pak Jokowi bisa mau loh," tandasnya.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya