Terapkan Sport Science, KONI Lampung Yakin Prestasi di PON 2028 Meningkat
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — KONI Lampung mulai menerapkan pendekatan sport science dalam pembinaan atlet sebagai strategi meningkatkan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur–Nusa Tenggara Barat (NTT–NTB).
Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat mengatakan, pembinaan atlet kini diarahkan menggunakan pendekatan ilmiah berbasis data agar latihan dan evaluasi prestasi dapat diukur secara lebih akurat.
“Insya Allah kita targetkan berada di satu digit atau di bawah 10 besar,” kata Taufik saat buka puasa bersama dan ramah tamah di Mor Living Hotel, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, optimisme tersebut bukan sekadar target tanpa dasar. KONI Lampung telah melakukan pemetaan dan verifikasi terhadap cabang olahraga yang berpotensi menyumbang medali pada PON mendatang.
Sejumlah cabang unggulan Lampung seperti paramotor dan angkat berat dipastikan masih dipertandingkan pada PON 2028.
Selain itu, beberapa cabang yang sebelumnya belum menjadi andalan juga mulai menunjukkan perkembangan, salah satunya atletik.
Di sisi lain, KONI Lampung juga berhasil memanggil kembali sejumlah atlet berprestasi yang sebelumnya vakum atau memperkuat daerah lain.
“Atlet-atlet itu masih memiliki peluang besar meraih prestasi di PON nanti,” ujar Wakil Ketua II KONI Lampung Riagus Ria.
Untuk memperkuat sistem pembinaan, KONI Lampung menggandeng perguruan tinggi di daerah guna mengembangkan sport science dalam program latihan atlet.
Dua kampus yang dilibatkan adalah Universitas Lampung (Unila) dan Institut Teknologi Sumatera (Itera).
PON 2028
KONI Lampung
Sport Science
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
