Terapkan Sport Science, KONI Lampung Yakin Prestasi di PON 2028 Meningkat
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Kita merangkul Unila dan Itera khusus untuk pengembangan sport science. Ke depan latihan atlet harus terukur secara ilmiah, mulai dari kondisi fisik, evaluasi performa hingga program latihan,” kata Taufik.
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus mendongkrak perolehan medali Lampung pada PON 2028.
Bidik Tuan Rumah PON 2032
Selain fokus pada PON 2028, KONI Lampung juga terus mematangkan langkah bersama Banten untuk menjadi tuan rumah PON 2032.
Taufik mengatakan, hingga kini upaya menggalang dukungan dari provinsi-provinsi lain terus dilakukan. Di Pulau Sumatera, hampir seluruh provinsi telah didatangi.
“Alhamdulillah hampir semua sudah. Mungkin hanya Sumbar dan Bengkulu yang sejauh ini belum memberikan jawaban,” ujarnya.
Lampung mendapat tugas menggalang dukungan dari KONI di wilayah Kalimantan dan Sulawesi, sementara Banten bertanggung jawab di Pulau Jawa dan Papua.
Menurut Taufik, hingga saat ini belum ada provinsi lain yang menyatakan diri sebagai pesaing dalam pencalonan tuan rumah PON 2032.
“Sampai batas akhir April mendatang. Jika tidak ada provinsi lain yang berminat, maka Lampung dan Banten otomatis menjadi tuan rumah,” katanya.
Seluruh persyaratan administrasi telah diserahkan kepada KONI Pusat. Tahapan berikutnya adalah verifikasi kesiapan venue olahraga yang akan digunakan.
PON 2028
KONI Lampung
Sport Science
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
