Lampung–Banten Rogoh Kocek Rp7 Miliar untuk Jadi Tuan Rumah PON 2032

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

17 Desember 2025 18:52 WIB
Olahraga | Rilis ID
Pertemuan antara KONI Lampung dan KONI Banten untuk pendaftaran tuan rumah PON. Foto: Ist.
Rilis ID
Pertemuan antara KONI Lampung dan KONI Banten untuk pendaftaran tuan rumah PON. Foto: Ist.

RILISID, Bandar Lampung — KONI Lampung dan Banten sepakat memprioritaskan pendaftaran sebagai calon tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 sebelum membahas hal teknis penyelenggaraan.

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan antara KONI Lampung dan KONI Banten yang digelar di Aula KONI Banten, Rabu (17/12).

Delegasi KONI Lampung dipimpin Wakil Ketua II Riagus Ria, dan Wakil Ketua IV Ir A. Chrisna Putra.

Rombongan disambut langsung Ketua Umum KONI Banten Dr. H. Agus Rasyid, SH, MH bersama Sekretaris Umum Roni Alfanto, dengan prosesi pengalungan selendang dan pemasangan kupluk khas Banten.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa Lampung–Banten harus terlebih dahulu ditetapkan sebagai calon tuan rumah bersama PON 2032.

Setelah itu, pembahasan teknis terkait venue, cabang olahraga, dan pembagian peran akan dibahas lebih lanjut.

Ketua Umum KONI Banten Agus Rasyid menegaskan, langkah awal untuk memenangkan pencalonan adalah bergerak cepat dalam memenuhi persyaratan administrasi, termasuk pendanaan pendaftaran.

“Untuk bisa menang, kita harus menyerang lebih dulu. Banten sudah menyiapkan anggaran Rp3,5 miliar dari total Rp7 miliar yang diminta KONI Pusat sebagai syarat pendaftaran,” kata Agus.

Ia menambahkan, sesuai penjelasan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten, dana tersebut dijadwalkan disetorkan pada Februari 2026.

“Kami berharap Lampung juga siap menyetor pada waktu yang sama,” ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

PON Lampung

PON 2032

PON ke 23

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya