Cabor Atletik Lampung Terancam Tak Punya Tempat Latihan, Stadion Pahoman Kini Fokus untuk Bhayangkara FC
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Di sisi lain, meski tengah dalam proses renovasi, Stadion Pahoman masih menjadi lokasi pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Lampung.
Namun, sejumlah nomor lomba terpaksa ditiadakan karena keterbatasan fasilitas, khususnya nomor lempar.
Ketua PASI Lampung Utara, Sudirman, menyuarakan solusi konkret untuk mengatasi krisis ini. Ia mendorong pembangunan stadion atletik sederhana yang fungsional, tanpa harus mewah.
“Kami tidak minta stadion megah. Yang penting ada lintasan dan lapangan lempar. Terbuka juga tak masalah, asalkan bisa digunakan,” kata Sudirman dalam Kejurda Atletik Lampung Terbuka U16, U18, dan U20.
Menurutnya, fasilitas dasar lebih penting ketimbang rencana besar yang tak kunjung direalisasikan. Kondisi saat ini sudah menghambat proses pembinaan atlet, terutama di nomor-nomor lempar.
“Kami tidak ingin atletik Lampung tenggelam hanya karena ketiadaan lapangan. Ini soal masa depan olahraga daerah. Jangan sampai lempar lembing, cakram, dan tolak peluru hanya tinggal sejarah di Lampung,” tegasnya. (*)
Stadion Pahomam
atletik Lampung
KONI Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
