Saat Susah, Baru Terlihat Siapa Teman Sebenarnya
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Pernahkah kamu salah memilih teman? Hampir setiap orang pasti pernah mengalaminya.
Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang, menjalin pertemanan dengan berbagai karakter, namun tidak semua layak disebut sahabat sejati.
Seorang teman yang baik adalah dia yang hadir ketika kamu terjatuh, ikut prihatin saat kamu susah, dan tetap tersenyum mendukung ketika kamu berhasil.
Sebaliknya, teman yang buruk justru bisa mendorongmu ke arah yang salah, bahkan meninggalkanmu saat kamu paling membutuhkan.
Itulah kenyataan hidup.
Saat bahagia, kamu akan dikelilingi banyak teman, tetapi ketika kesulitan datang, barulah terlihat yang benar-benar peduli dan siapa yang sekadar ada untuk ikut bersenang-senang.
Teman sejati tidak menghilang saat susah.
Mereka tetap ada, meski mungkin tidak bisa memberi banyak, namun kehadirannya cukup untuk menguatkanmu.
Sebaliknya, orang yang hanya datang saat senang, lalu pergi saat kamu jatuh, tak pantas disebut sahabat.
Maka, memiliki banyak teman itu baik, tetapi memilih dalam memilih teman jauh lebih penting.
Pringsewu
Teman sejati
Salah pilih teman
Suka duka
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
