Penyimpangan Seksual
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Geram dan juga menjijikan, mungkin kata yang pantas diucapkan menyaksikan fenomena penyimpangan seksual yang belakangan sedang ramai diperbincangkan.
Bagaimana tidak, baru-baru ini di media sosial tengah viral sebuah group percakapan di platform Facebook bernama "Fantasi Sedarah".
Group yang beranggotakan puluhan ribu akun tersebut, berisikan percakapan orang tua yang terang-terangan menyampaikan ketertarikan kepada anaknya dan begitupun sebaliknya.
Saat ini keberadaan group tersebut sedang dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Di Lampung sendiri, kasus penyimpangan seksual cukup menghawatirkan.
Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA), di Lampung sejak Januari-April 2025 tercatat 188 kasus.
Di Bandar Lampung dalam periode yang sama tercatat ada 75 kasus kekerasan atau seksual terhadap perempuan dan anak.
Bahkan baru-baru ini, viral seorang guru sekolah dasar yang melakukan pelecehan seksual terhadap muridnya sendiri di Kabupaten Mesuji.
Fenomena ini tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja dan dianggap sepele.
Pemerintah melalui instansi terkait wajib hukumnya melakukan pendekatan secara khusus guna menekan angka kasus pelecehan di tengah masyarakat khususnya keluarga.
Penyimpangan Seksual
Fantasi Sedarah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
