Jalan Pulang Ken Setiawan: Dulu Radikal Kini Penyebar Virus Cinta

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

21 Mei 2025 07:00 WIB
Inspirasi | Rilis ID
Mantan anggota NII Ken Setiawan berfoto dengan berabagai piagam penghargaan di rumahnya. Foto: Tampan Fernando.
Rilis ID
Mantan anggota NII Ken Setiawan berfoto dengan berabagai piagam penghargaan di rumahnya. Foto: Tampan Fernando.

“Seseorang tidak ujuk-ujuk jadi pelaku teror. Intoleran dulu, merasa paling benar, yang lain salah dan layak dibunuh. Ketika dia tidak mendapat arahan akan naik level jadi radikal,” jelasnya.

Seseorang yang radikal dan bergabung dengan kelompok teroris, hanya tinggal menunggu waktu untuk beraksi. Karena itu, Ken terus menyuarakan pentingnya program deradikalisasi—mengembalikan mereka yang tersesat kembali ke pelukan NKRI.

Namun tantangan baru muncul di era digital. Radikalisme kini tak lagi menyebar lewat pertemuan-pertemuan rahasia, tapi lewat ponsel dan media sosial.

“Ancaman itu sekarang ada dalam genggaman. Maka kita harus tabayun, jangan menelan mentah-mentah informasi. Intoleransi itu seperti virus. Bisa menyerang siapa saja—tanpa pandang usia, pendidikan, bahkan profesi,” katanya.

Yang lebih berbahaya, kata dia, mereka yang terpapar virus intoleran tanpa gejala alias OTG. Merasa merasa sudah nasional, sudah NKRI, tapi di dalam hatinya menolak keberagaman, mengkafirkan yang tidak seagama.

Ia menyebut segala perbedaan yang ada di muka bumi ini adalah anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, agar seluruh ciptaannya dapat saling mengenal dan memahami.

Di akhir perbincangan, Ken menyampaikan satu pesan: tetap waspada terhadap terorisme, tapi jangan sampai takut belajar agama.

“Jangan sampai isu terorisme membuat orang tua melarang anaknya belajar agama. Itu bisa menimbulkan masalah baru. Ketika anak jauh dari agama, justru bisa terjebak pada pergaulan bebas, narkoba, dan lain-lain,” tutupnya. (*)

Menampilkan halaman 5 dari 5
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Ken Setiawan

NII

mantan teroris

FKPT Lampung

BNPT

Tampan Fernando

jalan tobat

terorisme

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya