In Memoriam Bachtiar Basri: Lukisan dan (Niat) Pameran Tunggal
lampung@rilis.id
-
Dari percakapan santai hingga serius, dari basa-basi berpindah ke soal seni. Begitulah bisa kami jika bertemu.
Pada pertemuan (terakhir) dengan abang Bachtiar, ia punya niat untuk berpameran tunggal. Di luar Lampung. Mungkin Jakarta atau Bandung.
Baginya pameran tunggal sudah layak, mengingat jumlah lukisan dan kualitas karya sudah memenuhi syarat berpameran tunggal.
Saya juga berharap kalau pameran tunggal di luar Lampung, sehingga karya-karya dapat dikoleksi.
Karya perupa Bachtiar sepantasnya dimiliki para kolektor, dan kemungkinan ada di Jakarta atau Bandung.
Saya tak berani mendahului Bang Bachtiar mengenalkan kurator, apalagi saya selama ini bukan terlibat di ranah seni rupa.
Meski saya kenal perupa di Jakarta, di antaranya Syahnagra Ismail. Atau Arif Bagus Prasetyo (Bali) yang saya tahu acap menjadi kurator/pengantar pameran seni rupa.
Dalam pertemuan terakhir saya, dan (niat) ia mau pameran tunggal tidak dapat saya duga-duga: apakah bang Bachtiar sudah mendapatkan kurator dan kepastian di mana berpameran. Saya tak bisa memastikan. Seperti juga usia ini.
Sebagai seniman perupa, ia meninggalkan banyak karya lukis. Rasanya, perlu diujudkan niat baik mendiang; berpameran tunggal. (*)
Lamban Sastra, 18-19 Mei 2025
Bachtiar Basri
mantan Wagub Lampung
Isbedy Stiawan ZS
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
