Ide Adalah Kunci
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Penulisan pun harus rapi dan terstruktur. Susun kata demi kata dalam paragraf yang tidak terlalu panjang agar nyaman dibaca.
Sebaliknya, jika tulisan kita membahas isu yang sudah basi atau umum yang mudah ditemukan di Google, kemungkinan besar akan tersingkir. Meskipun ditulis dengan bagus dan data lengkap, juri bisa saja melewati tulisan kita hanya dari membaca judulnya.
Ini murni opini pribadi berdasarkan pengalaman. Sekitar tahun 2020, saya pernah ikut lomba karya tulis tentang energi. Saat itu, saya mengangkat isu pemanfaatan kotoran sapi menjadi energi biogas.
Menurut saya, komposisi tulisan itu sudah sangat baik, bahkan dilengkapi dengan data dari BPS, BUMN, organisasi peternak, dan Pemda. Tapi hasilnya? Kalah telak, bahkan tidak masuk nominasi.
Setelah saya tinjau kembali, kemungkinan besar penyebabnya adalah ide yang sudah terlalu umum. Artikel tentang biogas dari kotoran ternak sudah banyak beredar.
Sejak itu, saya mulai menyusun formula untuk paling tidak “mendekatkan diri” menjadi juara lomba karya tulis. Yang paling penting adalah ide tulisan harus orisinal, baru, dan menarik.
Kalau hanya mengandalkan tulisan lengkap dengan data, siapa pun bisa melakukannya. Karena data bisa diakses dari BPS, OPD pemda, atau organisasi terkait.
Jangan pula terjebak pada banyaknya narasumber. Lebih baik pilih narasumber yang benar-benar mendukung ide narasi yang kita tulis. Penting juga untuk menyajikan sudut pandang dari berbagai pihak, jangan hanya satu pihak.
Penulisan juga harus rapi dan terstruktur. Isinya jangan melompat-lompat. Bahas isu secara bertahap dan bagi ke dalam subjudul. Kalimatnya jangan terlalu panjang, dan gunakan narasi yang mengalir serta enak dibaca.
Jangan lupa, tulisan harus sesuai dengan tema dan subtema perlombaan. Di akhir tulisan, buat kesimpulan dan penutup yang jelas, dengan pesan yang tegas.
opini
lomba karya tulis
karya jurnalistik
wartawan Rilis.id
tips menulis
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
