Diseminasi Hasil Riset kepada Pelaku Budidaya Udang Vaname di Ketapang Lampung Selatan

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Lampung Selatan

2 Agustus 2025 13:35 WIB
Perspektif | Rilis ID
Dr. Agus Setyawan, S.Pi., MP., Dosen Jurusan Perikanan dan Kelautan Fakultas Pertanian Unila
Rilis ID
Dr. Agus Setyawan, S.Pi., MP., Dosen Jurusan Perikanan dan Kelautan Fakultas Pertanian Unila

RILISID, Lampung Selatan — Tim dosen Universitas Lampung mengadakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Diseminasi Hasil Riset kepada para pelaku budidaya udang vannamei di Ketapang, Lampung Selatan, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini mengusung tema Suplementasi Alginat Plus untuk budidaya udang vaname di tambak intensif.

Alginat merupakan polisakarida pada alga cokelat seperti Sargassum yang jumlahnya cukup melimpah di Perairan Lampung.

Penelitian bioaktivitas alginat di Unila telah dilukakan sejak tahun 2020 oleh tim peneliti dari Jurusan Perikanan dan Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang dikoordinir oleh Dr. Agus Setyawan, S.Pi., MP.

Salah satu bioaktivitas alginate dari Sargassum adalah mampu meningkatkan respon imun udang vaname dari serangan penyakit.

Penelitian ini telah diujikan baik skala laboratorium maupun uji lapang. Salah satu mitra uji lapang alginate Sargassum adalah tambak intensif PT. Puji Dewanto Farm (Merry Group) yang berlokasi di Desa Ruguk, Ketapang, Lampung Selatan.

General Manajer Tambak Merry Group, Eri Bramantyo, menyampaikan bahwa kegiatan PKM seperti ini sangat dibutuhkan oleh para pembudidaya udang terlebih saat ini banyak budidaya udang sedang menghadapi masalah penyakit khususnya di Pantai Timur Lampung.

"Semoga hasil-hasil riset yang ditemukan di perguruan tinggi bisa terus didiseminasikan ke masyarakat dan memberi dampak positif kepada masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri," harapnya.

Dalam penyampaiannya, Agus memaparkan potensi alginate sebagai imunostimulan pada budidaya udang yang dibuktikan dengan peningkatan ketahanan udang terhadap beberapa jenis penyakit yang menyerang di tambak seperti AHPND, IMNV, WSSV, dan EHP.

Namun, pemberian imunostimulan saja kadang tidak cukup jika kebutuhan nutrisinya kurang, khususnya asam amino.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Unila

pkm unila

fakultas pertanian

jurusan perikanan dan kelautan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya