Demokrasi Dikebiri, DPR Selingkuh dengan Oligarki

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

-

22 Agustus 2024 19:33 WIB
Perspektif | Rilis ID
Mauldan Agusta Rifanda, Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung. Ilustrasi: dokumen pribadi
Rilis ID
Mauldan Agusta Rifanda, Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung. Ilustrasi: dokumen pribadi

Sebagai pasangan setia DPR, kita harus melabrak, jangan biarkan amanat rakyat dijualbelikan dalam forum-forum yang harusnya membicarakan persoalan rakyat banyak.

Praktik yang dilakukan DPR ini sejalan dengan fenomena melawan kotak kosong di berbagai daerah.

Koalisi besar yang disebut KIM Plus ingin jalan mulus. Harusnya semakin besar koalisi semakin banyak juga gagasan yang ditampilkan.

Semakin banyak gagasan harusnya semakin siap bertanding di daerah-daerah melawan siapa pun itu.

Toh previlage dari kemenangan Pilpres masih melekat pada koalisi tersebut.

Biarkan rakyat punya pilihan, biarkan rakyat memilih pemimpin yang lahir dari pertengkaran gagasan.

Jangan ambil hak rakyat dengan menyiapkan kotak-kotak kosong. Apalagi sampai melawan aturan agar anak sang raja bisa melenggang dengan sempurna.

Pemilih Prabowo pada Pilpres 2024 bisa jadi pada Pilkada 2024 memilih calon lain yang tidak didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM). 

Bisa juga sebaliknya, yang di 2024 tidak pilih calon dari KIM di Pilpres, pada Pilkada ia memilih calon yang diusung koalisi Indonesia maju.

Segala konsekuensi itu bisa saja terjadi di negeri demokrasi ini. Biarkan rakyat memilih pemimpinnya dengan banyak pilihan, bukan dengan dipaksa menilai kotak kosong vs manusia.

Menampilkan halaman 3 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Oligarki

DPR

MK

Kaesang

Jokowi

Pilkada 2024

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya