Dahulukan yang Utama!

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

23 Februari 2025 16:37 WIB
Perspektif | Rilis ID
Tampan Fernando Hasugian, Wartawan Rilis.id
Rilis ID
Tampan Fernando Hasugian, Wartawan Rilis.id

RILISID, Bandar Lampung — Oleh: Tampan Fernando Hasugian, Wartawan Rilis.id.

Lagi-lagi banjir menerjang Kota Bandar Lampung. Sejak tahun 2024 lalu, sudah beberapa kali banjir besar melanda Ibukota Provinsi Lampung ini.

Salah satu yang disebut banjir terparah yaitu pada Jumat 17 Januari 2025 lalu. Lebih dari 14 ribu rumah di 16 kecamatan terendam banjir.

Sabtu kemarin (22/2) banjir besar terjadi lagi. Merendam 23 lokasi bahkan menerjang beberapa daerah yang sebelumnya dianggap ‘aman’ dari banjir.

Bencana banjir tidak hanya menimbulkan kerugian besar bagi perekonomian, infrastruktur, dan kehidupan sosial masyarakat. Tapi juga merenggut nyawa sejumlah warga.

Kejadian demi kejadian yang terus terulang memicu kemarahan masyarakat. Di media sosial, kemarahan itu ditumpahkan melalui komentar-komentar warganet di video-video banjir yang banyak beredar.

Banyak warga yang menuding kepala daerah dan jajaran Pemkot Bandar Lampung abai dan tidak menyiapkan mitigasi terhadap potensi bencana. Padahal BMKG sudah sering menyampaikan peringatan dini.

Tapi dari pengamatan di medsos, kemarahan utama warga Bandar Lampung saat ini karena adanya proyek-proyek yang dianggap tidak penting tapi justru digarap paling serius dengan dana yang besar pula.

Seperti jembatan penyeberangan orang (JPO) Siger Milenial yang dibangun dengan anggaran lebih dari Rp20 miliar.

Baru selesai JPO, Pemkot Bandar Lampung berencana akan membangun kereta gantung dari Rumah Dinas Walikota menuju ujung pesisir pantai Teluk Bandar Lampung.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

mitigasi banjir

banjir Lampung

opini

banjir Bandar Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya