Cangkul dan Laptop: Alat Berbeda, Akarnya Sama

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

-

9 Februari 2025 13:07 WIB
Perspektif | Rilis ID
M. Syanda Giantara Ali K.M, S.P., M.P Alumi Magister Agronomi Universitas Lampung, Anggota IKAPERTA UNILA. Ilustrasi: Kalbi Rikardo/ Rilis.id
Rilis ID
M. Syanda Giantara Ali K.M, S.P., M.P Alumi Magister Agronomi Universitas Lampung, Anggota IKAPERTA UNILA. Ilustrasi: Kalbi Rikardo/ Rilis.id

Oleh sebab itu perlunya kita yang berada di sistem dan memangku kebijakan menjadi support sistem rekan-rekan kita yang masih bertahan dan berani mengambil resiko turun ke sawah dan kebun.

Karena faktanya, nasi di piring kita tidak tumbuh dari laporan keuangan. Kopi yang kita seruput tiap pagi bukan hasil dari rapat evaluasi. Oksigen yang kita hirup mungkin bahkan numpang dari tanaman tetangga.

Kalau negeri ini hanya melahirkan pegawai tapi kekurangan petani, kita cuma akan jadi negara agraris di atas kertas.

Petani, PNS, pegawai swasta, politikus, atau pengusaha—yang penting jangan lupa akar kita “Pertanian Satu, Pertanian Jaya”.

Karena di ujung hari, kita semua masih butuh makan. (*)

Menampilkan halaman 4 dari 4
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Cangkul dan Laptop

Alat Berbeda

Akarnya Sama

Syanda Giantara

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya