Ada Ulat Belatung di MBG Salah Siapa?
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Program makan bergizi gratis (MBG), menurut saya sangat bagus jika diterapkan dengan baik dan benar bagi anak-anak calon penerus bangsa ini.
Tetapi, saya sangat miris melihat sejumlah video di akun media sosial yang menampilkan berita ada ulat belatung atau sejenisnya di makanan yang akan disajikan kepada anak di sekolah.
Saya akhirnya hanya bisa membatin, ini program MBG untuk sekedar mensukseskan program pemerintah atau pemberian makan yang asal-asalan oleh penyedia dapur.
Banyak juga terdengar kasus keracunan makanan atau menu yang tidak sesuai dengan (Maaf) kondisi perut anak-anak saat diberi makanan yang membuat mereka merasa mual, diare hingga berujung pindah ke Puskesmas atau Rumah Sakit.
Saya dengar dan lihat dibeberapa video terkait dapur penyedia layanan, mereka memiliki petugas gizi dan diawasi secara ketat seperti seleksi makanan yang akan dibagikan.
Namun, masih saja ada keteledoran dari mereka hingga akhirnya beberapa kejadian berakhir dengan pernyataan maaf kami lalai dan akan kami perbaiki di kemudian hari
Apakah itu bentuk tanggung jawab dapur atas kejadian yang terjadi di beberapa tempat.
Belum lagi pembagian MBG di sekolah, begitu barang sampai kenapa harus guru yang membagikan dan bukannya petugas penyedia yang membagikannya.
Saya terkadang kasihan dengan guru yang akhirnya dapat tugas tambahan selain mengajar juga membagikan dan menyusun nampan MBG sebelum diambil kembali oleh petugas dari dapur penyedia.
Belum lagi, dibuat surat perjanjian jika hilang harus mengganti barang tersebut dengan harga yang telah tertulis.
Ada Belatung
MBG
Salah siapa
program pemerintah
anak bangsa
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
