Meningkatkan Daya Saing Lampung dengan Dynamic Governance
lampung@rilis.id
-
Berikutnya, posisi geografis Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang berdampingan dengan Provinsi Banten sebagai pusat industri nasional.
Selanjutnya, Lampung sebagai penghasil sumberdaya alam berlimpah, keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera.
Kemudian, keberadaan lembaga pendidikan yang semakin maju dan berkembang, yang akan menghasilkan Sumber Daya Manusia yang kompeten dan dibutuhkan sektor industri.
Salah satu upaya yang perlu didorong adalah penyelenggaraan Dynamic Governance (DG) pada pemerintahan di Provinsi Lampung.
DG adalah tata kelola pemerintahan yang menekankan responsivitas, adaptabilitas, dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan sebuah organisasi.
Pendekatan ini diperlukan untuk mendorong Disruptive Innovation (DI) berbasis digital di sektor industri dan perdagangan.
Konsep ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan di mana organisasi pemerintah dapat lebih lincah, adaptif, kolaboratif dan inovatif.
Untuk mewujudkan DG, penyelenggara pemerintahan harus memiliki kapabilitas untuk berpikir ke depan (thinking ahead), berpikir lagi (thinking again), dan berpikir lintas batas serta melihat setiap permasalahan dari berbagai perspektif (thinking across).
Kapabilitas ini harus tertanam dan termanifestasi dalam strategi dan proses kebijakan (membuat pilihan kebijakan, implementasi, dan evaluasi) dari penyelenggara pemerintahan.
Di samping itu, terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi terhadap perubahan.
Lampung
Bandar Lampung
Lampung Barat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
