Mengenal Prof Rudy, Guru Besar Termuda di Kampus Unila
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Universitas Lampung (Unila), Prof Rudy S.H., LL.M., LL.D akan dikukuhkan menjadi guru besar bidang hukum.
Ia merupakan guru besar ke-111 Unila, dan guru besar ke-8 Fakultas Hukum Unila. Di usianya yang baru 42 tahun, ia akan menjadi guru besar termuda di kampus hijau tersebut.
Pengukuhannya akan diadakan di GSG Unila pada Rabu (25/10/2023) dengan judul orasi ilmiah "Pembangunan Hukum Indonesia di Persimpangan Jalan : Refleksi 4 Abad Pembangunan Hukum di Nusantara."
Rudy pun berbagi pengalamannya sejak kecil hingga akhirnya bisa menjadi Wakil Rektor Unila. Rudy merupakan lulusan SDN 2 Sumur Batu Bandarlampung. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Bandar Lampung SMAN 2 Bandar Lampung.
Selama bersekolah, Rudy memang sudah sering meraih juara di kelas dan jadi wakil provinsi Lampung di lomba cepat tepat (LCT) tingkat nasional.
Kemudian Rudy melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) melalui jalur undangan.
Ia memilih jurusan hukum tak terlepas dari profesi sang ayah yang merupakan seorang Jaksa. Sementara ibunya seorang guru.
“Jadi ini memang gabungan. Papa saya Jaksa, ibu saya Guru SD. Jadilah saya pendidik di bidang hukum. Dulu pernah mau jadi Jaksa juga tapi karena ada perjalanan batin yang tak bisa diungkapkan akhirnya saya memilih jadi pengajar,” ujarnya, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (20/10/2023).
Di masa perkuliahan, Rudy tetap meraih berbagai prestasi gemilang. Bahkan jadi lulusan terbaik Fakultas Hukum UI tahun 2003. Ia pun langsung menjadi dosen atau tenaga pendidik di Unila pada tahun yang sama.
“Dulu sebelum tahun 2005, dosen itu masih bisa lulusan S1. Jadi saya ikut tes PNS dosen tahun 2003 dan lulus. Jadi sudah 20 tahun mengabdi sebagai dosen Unila,” kata dia.
Prof Rudy
Warek Unila
Guru Besar Unila
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
