Respek! PDKL Latih Anak-anak Istimewa Ini agar Mandiri secara Finansial
Gueade
Lampung Selatan
Menurut dia, kegiatan ini bisa dikatakan sebagai sebuah pilot project. Selanjutnya akan terus diadakan dengan anak dan tempat berbeda.
"Jadi, nantinya anak-anak yang ternyata dianggap sudah bisa akan digaji. Dihitung dari jumlah makanan yang bisa mereka kemas," paparnya.
Produk yang sudah dikemas kemudian dipasarkan di galeri PKDL. Sehingga, wisatawan yang mencari buah tangan dapat membeli di gedung PKDL.
"Untuk itu, tentunya butuh dukungan juga dari pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya," harapnya.
Selain itu, pemasaran produk ini akan menggandeng pihak ketiga. Seperti toko oleh-oleh, UMKM, dan waralaba.
Disinggung soal pendanaan, Yunita menjelaskan karena kegiatan lebih bersifat sosial untuk saat ini dihimpun dari anggota.
"Sifatnya dari kita untuk kita. Untuk diketahui, PKDL saat ini menjadi rumah besar bagi 16 komunitas penyandang disabilitas di Lampung," ungkapnya.
Sekadar informasi, gedung sekretariat PKDL diresmikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lampung saat itu, Riana Sari Arinal, Jumat (22/12/2023).
Peresmian bersamaan perayaan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023.
Adapun tujuan sekretariat ini untuk meningkatkan kinerja PKDL dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas di Provinsi Lampung. (*)
PDKL
Disabilitas
anak-anak istimewa
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
